Seorang Pria Dibunuh Suku Pedalaman Sebuah Pulau Terlarang Dengan Panah

Seorang Pria Dibunuh Suku Pedalaman Sebuah Pulau Terlarang Dengan Panah

November 22, 2018 Off By Majalah Sbobet

Berita Terkini – Pulai Sentinel merupakan salah satu pulang yang paling terlarang yang ada di bumi. Pulai yang terletak di Samudera Hindia ini sangat dilarang untuk didatangi oleh turis maupun orang asing.

Hal tersebut dikarenakan penduduk asli pulau tersebut sangat terasing dari kehidupan modern dan akan memburu siapapun yang bukan merupakan suku asli disana dan siapa saja yang menginjakkan kaki mereka di pulau tersebut.

Pulau Sentinel

Tidak hanya wisatawan, bahkan para peneliti juga enggan menginjakkan kaki mereka di Pulau Sentinel tersebut. Penduduk asli pulau tersebut akan selalu menghujani siapapun yang berani datang ke pulau tersebut dengan anak panah.

Namun berbeda dengan satu pria yang bernama John Allen Chau ini. Ia merupakan warga negara Amerika Serikat yang merupakan seorang misionaris dan petualang. Akan tetapi, sayangnya ia justru tewas dihujani anak panah setelah mencoba untuk datang ke Pulau Sentinel tersebut.

A 1

Dibunuh Suku Pedalaman Di Samudera Hindia

Jasad dari John yang masih tertancap banyak anak panah pun hanya ditinggalkan di pantai karena tidak ada yang berani menjemput jasadnya. Sesuai keterangan Direktur Jenderal Kepolisian Andaman, Dependra Pathak, John membayar nelayan untuk mengantarkan dirinya ke pulau tersebut secara ilegal.

Menurut beberapa informasi yang didapatkan, John membayar sekitar Rp 5 juta kepada nelayan tersebut untuk mengantarkannya ke pulau tersebut. Sejumlah nelayan tersebut pun mengantarkannya sampai ke bagian barat pulau tersebut.

Suku Andaman

Dari sanalah John menumpangi kayak seorang diri untuk pergi ke pulau tersebut. Menurut informasi dari beberapa orang yang berbicara dengannya sebelum pergi ke pulau tersebut, John diduga bertujuan untuk menyebarkan agama Kristen kepada penduduk suku pedalaman tersebut.

“Orang mengira dia misionaris karena dia telah menyebutkan pandangannya soal Tuhan dan dia adalah seorang yang percaya Tuhan melalui media sosial. Namun, dalam artian yang sempit, dia bukanlah misionaris. Dia adalah petualang dan niatnya untuk bertemu suku terasing,” ujar Pathak.

A 2

Sesuai informasi yang didapatkan, kunjungan tersebut bukan yang pertama kali. Menurut kepolisian, John sudah empat atau lima kali mengunjungi Pulau Sentinel dengan bantuan nelayan setempat.

Sesuai kontrak yang berlaku, melakukan kontak dengan suku pedalaman Pulau Sentinel itu melawan hukum. Seperti pada tahun 2017, pemerintah India sudah menegaskan bahwa yang membuat foto dan video tentang suku Andaman asli itu melanggar hukum dan akan dihukum penjara hingga 3 tahun.

Akibat kasus ini, polisi telah mengamankan tujuh nelayan yang diduga membantu dan membawa warga negara Amerika Serikat itu ke Pulau Sentinel. Mereka ditahan karena dianggap melawan hukum. Hingga kini jenazah dari Chau belum dapat diambil.

 

Ayo Pasang Taruhan Slot Online, Live Casino Dan Judi Bola Kalian
Hanya Dengan 1 User ID Saja di Mandiri888
Nikmati Juga Bonus New Member Slot 100% nya.

klik di sini

judi casino online

zvr
Bagaimana Reaksimu ?