Out Of Topic

Video Ledakan Di Sebuah Mal Kuching, Malaysia, 3 Tewas, 26 Luka-Luka

Berita Hari Ini – Baru-baru ini, sebuah ledakan yang cukup besar terjadi di sebuah mal wilayah Kuching, Serawak, Malaysia pada Selasa (4/12/2018) sore. Akibat ledakan tersebut, 3 orang dilaporkan tewas di tempat dan 26 lainnya lagi mengalami luka-luka.

Ledakan itu terjadi saat renovasi sebuah restoran di dalam CityOne Megamall, Kuching, sekitar waktu 15.35 waktu setempat. Tiga korban tewas akibat tertimpa reruntuhan sling di restoran tersebut. Sesuai informasi yang didapat, 2 korban yang tewas adalah pekerja restoran tersebut, sedangkan 1 korban lainnya merupakan pekerja yang sedang melakukan renovasi restoran tersebut.

Sesuai pernyataan Kepala Badan Penyelamat Sarawak, Khirudin Drahman mengatakan bahwa dari 26 korban yang mengalami luka-luka, 4 diantaranya mengalami luka parah dan sedang dalam kondisi yang cukup kritis.

Ledakan Kuching

Selain itu, dari korban-korban yang mengalami luka-luka, 5 wanita dan identitas seluruh korban termasuk 3 korban yang tewas belum diketahui identitasnya. Sebagian besar korban adalah pengunjung yang sedang lewat maupun berada di sekitar lokasi ledakan.

“Tiga lelaki yang tewas itu, dua adalah penduduk sekitar, sedangkan satu orang lagi berasal dari Pulau Pinang,” katanya. Sesuai penyelidikan, ledakan itu diketahui akibat ledakan tabung gas yang digunakan oleh para pekerja.

“Restoran tersebut baru akan dibuka secara resmi pada besok dan hari ini para pekerja restoran beserta para pekerja sedang sibuk membuat persiapa akhir,” ucap Khirudin pada (4/12/2018).

Sesuai keterangan seorang pekerja toko yang dikenal sebagai Niedazaie mengatakan bahwa ia mendengar suara yang keras dan mal tersebut sempat berguncang hebat akibat dari ledakan gas tersebut.

“Itu sangat keras. Awalnya saya pikir itu petir, tetapi terlalu keras. Semua orang di dalam mal panik dan kami diperintahkan untuk keluar,” katanya.

Selanjutnya, sesuai penyataan salah satu korban yang hanya ingin dikenal dengan nama Benny mengatakan bahwa saat itu, dirinya sedang memasang peralatan minuman ketika ledakan itu terjadi, ia juga mengatakan bahwa saat ledakan terjadi, ada sekitar 20 orang di sekitarnya pada saat itu.

“Tembok jatuh dan menabrak saya,” kata Benny.