Out Of Topic

5 Istri Dari Salah Satu Korban Berebut Uang Asuransi, Lion Air Tawarkan 2 Opsi

Berita Terkini – Manajemen Lion Air terkait kecelakaan JT 610 telah berkomitmen untuk memberikan asuransi Rp 1,3 miliar kepada ahli waris korban Lion Air. Jumlah tersebut terbagi menjadi Rp 1,25 miliar yang merupakan asuransi pokok dan Rp 50 juta untuk asuransi bagasi penumpang.

Namun pada Selasa, 6 November 2018 kemarin, sempat terjadi kericuhan di RS Polri Said Sukanto dimana saat salah satu korban pesawat Lion Air JT 610 berhasil teridentifikasi, ternyata pria tersebut memiliki 5 istri.

Saat pengambilan surat keterangan kematian, sebanyak 3 istrinya hadir untuk mengambil surat tersebut. Ketiga istri pun terlibat dalam adu mulu hingga menyebabkan aksi saling dorong saat berebut surat keterangan kematian suami mereka.

Menurut Humas Lion Grup, Ramaditya Handoko, ada dua hal yang akan dilakukan Lion Air Group. “Pertama, kami akan mengupayakan diselesaikan secara kekeluargaan. Itu hal yang paling utama,” ujar Rama, saat ditemui di Hotel Ibis Cawang, Jakarta, Kamis, 8 November 2018. Judi Online

Istri Berebut Uang Asuransi Korban

Rama mengatakan bila penyelesaian dengan jalan kekeluargaan menemui jalan buntu, pihaknnya akan menempuh cara lain. Pihak Lion Air, tak segan membawa kasus ini ke ranah hukum. “Kami mempersiapkan tim pendamping secara hukum seperti notaris dan lawyers. Ini jika tidak menemukan titik temu, kami siapkan bantuan hukum,” kata Rama.

Untuk mendapatkan pencairan klaim asuransi, keluarga korban Lion Air harus menyediakan delapan dokumen syarat yaitu: KTP seluruh ahli waris, akta kelahiran seluruh ahli waris, akta kelahiran penumpang, akta perkawinan orang tua penumpang, akta perkawinan penumpang, kartu keluarga penumpang dan ahli waris, akta kematian penumpang dan surat keterangan ahli waris.

Situs Judi Online