Bola

Liverpool 1-0 Everton, Drama Gol Menit Akhir, Pickford Kualat Dan Selebrasi Klopp

Berita Bola – Pada pertandingan matchweek ke-14 Liga Primer 2018/19, Liverpool yang menjamu Everton di Anfield berhasil mengamankan 3 poin penuh setelah Divock Origi yang dimasukkan pada menit akhir berhasil mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk The Reds tepatnya pada menit ke-96.

Pada kontra Derbi Merseyside ini, Liverpool memang lebih dominan baik dalam sisi penguasaan bola maupun total shooting, namun karena penyelesaian akhir Liverpool yang buruk, dari total 16 shooting, hanya 3 yang tepat sasaran.

Sedangkan dari sisi Everton, mereka hanya berhasil melepaskan tembakan sebanyak 9 kali, namun mereka berhasil menembakkan shoot tepat sasaran sebanyak 3 kali juga seperti Liverpool. Pertahanan Everton juga sangat kuat dimana The Reds mengalami kesusahan hanya untuk mengancam gawang Jordan Pickford.

Liverpool Vs Everton

Penyebab kesusahan Liverpool adalah bek kiri Everton, Lucas Digne yang sanggup membuat motor serangan The Reds, Xherdan Shaqiri dan Mohamed Salah mati kutu pada laga derbi tersebut.

Pertandingan pun berjalan dengan sengit dimana kedua tim kesusahan untuk menembus pertahan lawan hingga akhirnya pada menit ke-83, Divock Origi ditarik masuk untuk menggantikan Roberto Firmino berhasil menjadi pahlawan pada laga di Anfield ini.

Berawal dari sepakan jarak jauh Virgil van Dijk, bola melambung dan mengenai mistar gawang Everton. Hal tersebut juga tidak luput dari blunder yang dilakukan Pickford yang lengah karena bola tembakan Virgil van Dijk hanya menyentuh mistar, namun ternyata bola tersebut kembali memantul di depan gawang.

desktoping

Bola liar hasil pantulan mistar tersebut pun langsung disambut oleh Origi dengan sigap yang sudah berdiri di depan Pickford dan mengubah kedudukan pada menit ke 90’+5. Kemenangan tersebut pun berhasil membuat Liverpool terus menempel ketat dengan Manchester City yang saat ini menduduki puncak klasemen.

Jordan Pickford Kualat

Kiper Everton harus menahan malu untuk ‘menjilat ludah sendiri’ setelah blunder yang dilakukannya pada saat laga derbi Merseyside ini. Hal tersebut adalah ketika Pickford yang mengomentari cara bermain dari Allison Becker yang pada saat itu melakukan blunder hingga kebobolan saat Liverpool melawan Leicester City.

“Itu adalah sebuah risiko, dan jika itu (mengambil risiko) terjadi akan terlihat bagus,” ujar Pickford.

“Kesalahan akan terjadi, dan ini tentang tidak membuat kesalahan berikutnya,” ujar Pickford menambahkan.

Liverpool Vs Everton

Menurutnya, ia mengaku tidak ingin dan tidak akan melakukan kesalahan tersebut dan tidak terima kalau ada yang menyamakan dirinya dengan Allison. Akan tetapi, Pickford justru membuat blunder fatal yang menyebabkan gol tunggal Divock Origi menekuk Everton pada menit-menit akhir dengan skor 1-0.

Hasl tersebut justru berbanding terbalik dengan Allison Bekcer yang berhasil menjaga clean sheet pada laga ini dan baru kebobolan 5 gol sejauh 14 pertandingan di Premier League musim ini.

Selebrasi Jurgen Klopp

Pada saat Origi mencetak gol, publik Anfield pun dibuat bergemuruh dimana semua fans merayakan gol kemenangan mereka pada menit-menit akhir penghabisan laga. Namun tidak hanya fans, Jurgen Klopp selaku pelatih Liverpool pun ikut heboh dan merayakannya dengan berlari memasuki lapangan.

A 4

Ia terlihat memeluk kipernya, Allison Becker dan setelah itu ia langsung berlari kembali ke pinggir lapangan untuk memeluk para asistennya satu persatu. Namun seusai pertandingan, Klopp langsung menyatakan permintaan maafnya kepada Silva selaku pelatih Everton dan menegaskan bahwa dirinya tak bermaksud tak hormat padanya.

“Saya harus minta maaf karena saya tidak ingin bersikap tidak hormat tetapi saya tidak bisa menahan diri,” kata Klopp. “Itu terjadi begitu saja!” sambungnya.

A 2

“Rencananya adalah tidak berlari [ke lapangan untuk merayakan]! Ketika saya memilih untuk berhenti saya dekat dengan Alisson. Ia terkejut! Itu adalah situasi terakhir dari pertandingan. Kedua tim menyampaikan pertarungan yang luar biasa,” serunya.

Klopp juga mengaku pasrah dan akan menerimanya jika perbuatannya itu dikenakan sanksi oleh pihak FA. “Jika saya bisa menggambarkannya [bagaimana perasaannya] maka saya akan dapat mengendalikannya. Kami tidak ingin mencari alasan tetapi begitulah,” ujarnya.

Judi Online