7 Fakta Dibalik Pembuatan Film A Man Called Ahok Yang Booming

7 Fakta Dibalik Pembuatan Film A Man Called Ahok Yang Booming

November 14, 2018 Off By Majalah Sbobet

Fakta Dibalik Film A Man Called Ahok

Film A Man Called Ahok, merupakan salah satu film produksi tanah air yang akhir-akhir ini lagi booming. Hal ini dibuktikan dari survei filmindonesia.co.id yang mengungkapkan jumlah penonton film ini yang mencapai 103 ribu penonton dalam waktu 2 hari.

Film yang menceritakan bagaimana perjalanan dan perjuangan sang mantan gubernur DKI Jakarta, Basuk Tjahaja Purnama atau lebih dikenal sebagai Ahok dengan sang ayah, Tjoeng Kim Nam.

Akan tetapi, meski booming, film ini sempat mendapatkan protes dari adik Ahok, Fifi Lety Tjahaja Purnama karena menurutnya sosok sang ayah di film berbeda terutama dikategori sifat sang ayah.

Bagi yang belum menonton ataupun sudah menonton, simak beberapa fakta berikut ini:

A 1

Daniel Mananta Pemeran Ahok Harus Menahan Tangis

Film ini menceritakan kisah Ahok saat masih kecil dan di didik oleh ayahnya hingga sukses. Daniel Mananta yang dipercaya cocok untuk memerankan Ahok pun harus menahan tangisan pada beberapa adegan film ini. Daniel juga mengeluarkan sebuah statement yang menyatakan perasaannya pada saat konferensi film.

Drama yang diceritakan luar biasa sekali, menyentuh emosi. Saat di scene meja makan terus flashback, inget ayahnya itu saya beneran tahan nangis. Jadi memang kita cuma pinjam cerita Pak Ahok dan kita jadikan ini film drama keluarga.

A 2

Mantan istri Ahok Veronica Tan tidak ditampilkan

Pada film A Man Called Ahok ini, sosok sang mantan istri Ahok, yakni Veronica Tan tidak akan ditampilkan karena menurut sang sutradra, kehadirannya akan membuat cerita tidak fokus. Karena fokus utama film ini adalah hubungan antara ayah dan anak (Ahok).

Kalau itu memang dari awal saya mau fokus ke hubungan Ahok dan ayahnya. Kalau masukin sosok Veronica, fokus nanti terpecah. Ini cerita soal ayah Ahok mendidik, itu saja.

A Man Called Ahok

Daniel Mananta Jadi Penggemar Keras Ahok

Daniel Mananta selaku pemeran Ahok mengaku ia harus mempelajari secara menyeluruh kebiasan Ahok, mulai dari gerak-gerik, cara berbicara, hingga gaya dan sikapnya untuk bisa terlihat semirip mungkin.

Jadi sebelum berperan di sini, setahun lebih gue berusaha ngefans berat sama Ahok. Gue ikutin gaya rambut, gaya ngomong, gestur, gue ikutin banget. Kecintaan gue pada Ahok memang lebih dari sekedar gestur, tapi misi dia terhadap Indonesia dan kecintaan dia dengan Indonesia.

A 4

Daniel Coba Tiru Suara Serak Ahok

Daniel Mananta diketahui mempunyai tumor jinak pada tenggorokannya, tumor tersebutlah yang membuat suara Daniel sekarang menjadi serak dan justru menjadi lebih mirip seperti Ahok.

Dulu saya memang pernah kena musibah, ada tumor di pita suara yang membuat suara saya serak. Ternyata hal Itu jadi berkat, karena suara saya jadi mirip Ahok.

A 5

Kunjungi Mako Brimob Untuk Observasi “Sumbernya”

Seperti yang diketahui, sejauh ini Ahok masih menjalani masa tahanannya di Mako Brimob. Namun hal tersebut pun tidak membuat Daniel menyerah dan justru mengunjungi Ahok langsung di kamar tahanan untuk mengobservasi dirinya.

Saya ketemu Pak Ahok itu hari kedua shooting. Saya sekalian juga ambil scene penjara itu. Kostum yang saya pakai ya sama seperti yang di scene itu dengan baju itu saya ke Mako Brimob sama Pak Tuta.

A 6

Keindahan Belitung Juga Diperlihatkan

Karena mengambil lokasi syuting di kampung halaman Ahok, di Bangka Belitung, bukan hanya menceritakan kisah Ahok dengan Ayahnya saja, namun juga banyak menampilkan keindahan alam pulau itu.

Menurut sutradara film ini, Putrama Tuta, juga ikut mengajak para penonton film ini untuk menikmati keindahan alam Indonesia khususnya di Bangka Belitung ini.

Keindahan Indonesia di sini kita sebarkan, ada sisi lain dari Belitung. Selama ini mungkin kita lihat Belitung menjadi tempat yang indah, penuh dengan pantai, dan berbagai macam.

A Man Called Ahok

Mengajarkan Nasionalisme Kepada Penonton

Selain menceritakan kisah hidup, ternyata ada nilai positif yang dapat kita ambil dari film ini yaitu kisah Nasionalismenya, yang tersirat dalam adegan Ahok yang bertanya kepada Ayahnya tentang kewarganegaraan.

 

Ayo Pasang Taruhan Slot Online, Live Casino Dan Judi Bola Kalian
Hanya Dengan 1 User ID Saja di Mandiri888
Nikmati Juga Bonus New Member Slot 100% nya.

klik di sini

slot online terbaik

zvr
Bagaimana Reaksimu ?