5 Kejanggalan Pada Kasus Pembunuhan 1 Keluarga Di Bekasi

5 Kejanggalan Pada Kasus Pembunuhan 1 Keluarga Di Bekasi

November 15, 2018 Off By Majalah Sbobet

Fakta Kejangalan Kasus Pembunuhan 1 Keluarga Bekasi

Berita Hari Ini – Warga Bekasi heboh setelah terjadi pembunuhan sadis sekeluarga di Jalan Bojong Nangka 2 RT 002/07 Kelurahan Jatirahayu, Kota Bekasi. Korban terdiri dari pasangan suami istri dan dua anak dan ditemukan teas di dalam rumah.

Sejauh ini, polisi masih menyelidiki siapa pembunuh dan apa motif dari sang pelaku sehingga bisa mengarah ke pembunuhan sekeluarga. Indarto menuturkan, pihaknya masih belum dapat memastikan apakah ada kaitan dengan ekonomi atau dendam.

“Semua motif sedang kita kaji, sementara ini kecenderunganya bukan ekonomi. Tapi semua motif masih kita buka,” ujar Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Indarto, di lokasi kejadian, Selasa (14/11/2018).

Karopenmas Divhumas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo juga mengatakan bahwa pembunuhan yang menyasar sekeluarga secara sadis biasanya bermotif dendam. Hal itu ia sampaikan terkait pembunuhan satu keluarga di Bekasi.

“Dari pengalaman dan dari hasil yang ditangani kepolisian, kalau sadis dan yang dibunuh bukan satu orang, itu ada latar belakang dendam. Ini dari hasil pengalaman yang sudah dikerjakan kepolisian,” kata Dedi di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (13/11/2018).

Meski begitu, polisi tetap tidak berhak menduga-duga ataupun berandai-andai dalam menyimpulkan kasus pembunuhan tersebut. menurutnya, tiap kasus punya karakteristik yang khas.

“Tapi polisi tidak boleh menduga seperti itu, kita melihat dari fakta hukum. Case per case itu tidak bisa dibandingkan apple to apple,” jelasnya.

Oleh karena itulah, penyidik masih terus menunggu hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan hasil autopsi atas kasus pembunuhan sekeluarga tersebut. Hal itu untuk mengungkap motif pelaku.

“Tidak menutup kemungkinan. Bisa direncanakan, bisa juga spontan. Kalau dendam itu kan tinggal tunggu titiknya. Tapi beberapa kasus yang sudah diungkap oleh Polri baik di Sumatra, NTT, Palembang dan di beberapa di Jawa boleh dikatakan sebagian besar tersangka sakit hati dendam tersangka terhadap keluarga korban,” ujarnya.

Berikut Beberapa Kejanggalan Pada Kasus Tersebut:

D 3.jpeg

Anjing Tidak Menyalak

Tetangga dari korban pembuinuhan tersebut merasa tanggal dengan tingkah anjing yang biasa ada di sekitaran TKP. Anjing perliharaan tersebut tidak ada menyalak maupun berisik saat peristiwa itu terjadi, hal itu disampaikan oleh Eni, warga yang tinggal persis di depan warung.

“Ada anjingnya, tapi kok enggak gonggong. Padahal, kalau sama orang baru itu pasti gonggong,” tutur Eni di depan kediamannya, Rabu (14/11/2018).

A 4.jpg

60 Persen Kenal

“Penyelidikan masih jalan. Tapi kalau misalnya ini pencurian dan kekerasan, itu korban dan tersangka 100 persen tidak kenal. Tapi kalau pembunuhan antara korban dan tersangka di atas 60 persen itu pasti kenal,” kata Dedi di RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, Selasa 13 November 2018.

Ia pun menjelaskan, jika olah TKP berjalan dengan benar dan baik, kasus ini pasti dengan cepat dapat bisa diungkap.

“Biasanya kalau ini murni pembunuhan kalau olah TKP polisinya itu mateng 75 persen kasus itu pasti terungkap. Kalau murni pembunuhan loh ya. Kalau 338 atau 340 ya. Mateng diolah TKP, 75 persen pasti terungkap,” jelasnya.

A 3.jpg

Tidak Ada Barang Berharga Yang Hilang

Polres Metro Bekasi Kota telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pembunuhan satu keluarga di Jalan Bojong Nangka 2 RT 002/07 Kelurahan Jatirahayu, Kota Bekasi.

Empat orang korban ditemukan bersimbah darah, Selasa (13/11/2018). Mereka teridiri dari Suami, Gaban Nainggolan (38), istri, Maya Ambarita (37), dan kedua anaknya Sarah Nainggolan (9), serta Arya Nainggolan (7). Judi Online

Kapolres Kota Bekasi Komisaris Besar Polisi Indarto mengatakan, pihaknya tengah menyelidiki kasus pembunuhan tersebut. Sejauh ini tidak melihat barang-barang korban yang hilang.

“Tapi sementara kita belum menemukan barang berharga yang hilang,” ucap Indarto di lokasi kejadian, Selasa (13/11/2018).

A 1.jpg

Pembicaraan Uang Dan Mobil

Salah satu tetangga bernama Lita, (29) mengatakan sering mendengar Gaban Nainggolan (38) berbincang dengan nada tinggi melalui sambungan telepon sebelum peristiwa pembunuhan.

“Saya memang sering dengar korban nerima telepon sambil marah-marah. Tapi yang nelepon siapanya kita enggak tahu, cuma dengar gitu doang,” ucap dia ketika ditemui di lokasi, Selasa (13/11/2018).

Terakhir, Lita mendengar pada Senin sore, 12 November 2018 sekira pukul 16.30 WIB. Saat itu sedang berbelanja di warung sembako milik korban.

A 5.jpg

Pintu Dan Jendela Tidak Ada Yang Rusak

Polisi menyatakan, pintu atau jendela rumah keluarga yang menjadi korban pembunuhan di Bekasi ditemukan tidak dalam kondisi rusak. Hal tersebut berdasarkan hasil dari olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Tadi olah TKP kita belum menemukan pintu dirusak atau jendela yang dicongkel,” ucap Kapolres Kota Bekasi Komisaris Besar Polisi Indarto di lokasi, Selasa (13/11/2018).

Indarto menjelaskan, korban pembunuhan ini ditemukan di ruangan yang berbeda-beda. “Suami istri di ruang TV. Sedangkan, anak-anaknya di tempat tidur,” ujar dia.

Saat ini, pihaknya tengah menunggu hasil autopsi untuk memastikan kematian 1 keluarga ini. Sebab, pada dua anaknya tidak ditemukan luka.

“Anaknya diperkirakan meninggal akibat kehabisan oksigen karena tidak ditemukan luka terbuka,” kata Indarto.

 

Ayo Pasang Taruhan Slot Online, Live Casino Dan Judi Bola Kalian
Hanya Dengan 1 User ID Saja di Mandiri888
Nikmati Juga Bonus New Member Slot 100% nya.

klik di sini

judi bola online

zvr
Bagaimana Reaksimu ?